Usaha Rumahan yang Tidak Ada Matinya
Sejak pandemi, usaha rumahan mulai ramai dijalankan. Alasannya, tanpa perlu keluar rumah sudah bisa menghasilkan uang. Meski pandemi sudah usai, usaha rumahan dan bekerja dari rumah sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Untuk Anda yang baru ingin memulai, berikut ini jenis usaha rumahan yang tidak ada matinya.

Usaha Rumahan yang Tidak Ada Matinya
1. Berjualan Makanan dan Minuman
Menjual makanan dan minuman di rumah bisa mendatangkan cuang jika dikelola dengan baik. Apalagi saat ini jenis makanan sudah semakin bervariasi. Beberapa contoh makanan yang bisa Anda jual seperti ayam geprek, seblak, dan aneka olahan mi instan. Sementara untuk minuman, es buah, jus, dan es kopi masih menjadi pilihan di tengah gempuran minuman kekinian.
2. Produksi Camilan atau Makanan Olahan
Camilan oleh-oleh khas daerah umumnya diolah secara rumahan. Sebab usaha ini tergolong usaha yang memerlukan banyak tenaga tapi tidak mengharuskan memiliki peralatan canggih. Camilan atau makanan ringan yang bisa Anda produksi seperti keripik singkong, keripik tempe renyah, hingga olahan buah-buahan seperti manisan, keripik buah, dan sari buah. Jika ingin memulai usaha ini, biasanya juga tersedia kursus pengolahan suatu bahan pangan yang menjadi ciri khas daerah.
3. Berjualan Secara Dropship
Usaha jualan dengan sistem dropship banyak digandrungi oleh anak muda dan ibu-ibu rumah tangga karena kepraktisannya. Di sini penjual tidak perlu menytok barang dagangan. Cukup mempromosikan barang-barang yang dijual dan distributor atau pemilik barang yang akan mengirimkannya kepada pembeli. Selain itu, dropship tidak memerlukan banyak modal. Bahkan, ada produsen yang membuka peluang dropsip bermodal kepercayaan saja.
4. Warung Kelontong
Meskipun minimarket waralaba telah merambah pedesaan, warung kelontong masih menjadi usaha rumahan yang tetap eksis. Ada banyak kelebihan warung kelontong dibandingkan minimarket, misalnya pembeli bisa membeli secara satuan, bisa mendapatkan harga istimewa sebagai langganan, dan bisa sedikit menawar. Nah, jika Anda memiliki modal yang cukup, usaha ini patut dicoba. Apalagi warung kelontong dapat dikembangkan dengan dagangan yang beragam. Anda pun dapat membuka jasa sambil berjualan di warung. Misalnya menjadi agen gas LPG dan berjualan pulsa, paket data, token listrik, dan layanan pembayaran tagihan.
Usaha Rumahan dengan Modal Kecil Tapi Hasil Lumayan
Selain keempat contoh usaha rumahan yang tidak ada matinya di atas, masih banyak jenis usaha lainnya yang bisa dikerjakan di rumah. Salah satunya menjadi agen pulsa, token listrik, dan paket data.
Seperti yang disebut dalam pembahasan sebelumnya, jual pulsa bisa dilakukan sambil berjualan di warung kelontong. Sambil melayani pembeli, Anda dapat menawarkan pulsa, token listrik, paket data, atau mengingatkan tentang pembayaran tagihan listrik dan PDAM. Lalu, bagaimana cara memulai dan berapa modalnya?
Cara memulainya sangat mudah. Cukup daftar saja menjadi master dealer atau agen Market Pulsa melalui aplikasi atau SMS. Biaya pendaftarannya gratis dan Anda bebas menentukan berapa deposit yang ingin dibayarkan untuk memulai usaha. Dari deposit inilah nanti Anda dapat meminta transaksi pulsa, token listrik, atau produk lainnya kepada server untuk dikirimkan kepada pembeli.
Misalnya jika Anda mengisi deposit Rp50.000, Anda dapat menjual pulsa dengan nominal Rp10.000 sebanyak lima kali. Setelah itu mengisi deposit kembali supaya dapat bertransaksi. Keuntungan dari usaha rumahan yang tidak ada matinya ini cukup lumayan, misalnya per transaksi Anda mendapatkan Rp1.500 maka Anda bisa mendapatkan Rp150.000 kalau berhasil melakukan 100 transaksi pada hari tersebut. Terlebih lagi jika Anda mengikuti program downline yang disediakan Market Pulsa. Ingin mencoba? Segera daftarkan diri sekarang juga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.