Cara Membuat Logo Jual Pulsa dan Token yang Keren
Sebelum mulai menjalankan usaha konter pulsa tidak ada salahnya Anda memformat logo jual pulsa dan token terlebih dahulu. Karena ini terbilang penting serta bisa membuat usaha Anda terlihat lebih unik dan elegan. Cuma pastikan Anda tidak melanggar hak cipta ketika membuatnya.
Jika dulu Anda harus membayar kalau ingin membuat logo usaha. Tetapi sekarang sudah tidak lagi. Anda bisa membuat logo jual pulsa sendiri dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi tertentu. Termasuk aplikasi editing logo yang bertebaran di internet dan android.

Logo Jual Pulsa dan Token
Anda harus membuat logo untuk usaha konter yang dikelola karena logo merupakan lambang pembeda dengan pengusaha yang lain. Jenis usahanya boleh sama yaitu berjualan pulsa tetapi logo yang nanti akan menjadi pembedanya. Makanya buatlah logo yang unik.
Ciri standar dari sebuah logo adalah keunikan atau ketidaksamaan. Model shape atau bentuk boleh sama tetapi selain itu, maka logo harus benar-benar berbeda. Termasuk nama Brand dari usaha yang dikelola. Jadi tips membuat logo agen pulsa itu tidak asal serta tidak boleh sembarangan.
Kriteria Logo Jual Pulsa dan Token yang Keren
Untuk membuat logo jual pulsa dan token maka harus memenuhi kriteria tertentu. Sebagian kecil dari kriteria tersebut akan dijelaskan di bawah ini. Jadi silakan dibaca ini dia ulasan kriteria yang dimaksud:
1. Menggunakan Ikon yang Sesuai
Kriteria terpenting dari sebuah logo adalah ikon. Anda bisa memilih gambar apa pun untuk dijadikan ikon dengan syarat memang sesuai dengan usaha yang akan dikelola. Paling tidak, calon pelanggan akan mengetahui usaha Anda hanya dengan melihat dari ikon tersebut.
Anda dibebaskan untuk memiliki ikon yang bagus. Namun kalau bisa jangan pasangkan gambar ikon langsung di antara tulisan tanpa pembatas apa pun. Apalagi sampai menghalangi tulisan. Lebih baik masukkan ikon ke dalam bingkai lalu letakkan di tempat yang kosong.
2. Menulis Nama Lengkap Usaha atau Inisial
Setiap usaha pasti punya nama apalagi usaha jual pulsa dan token. Untuk itu, nama usaha ini harus dimasukkan ke dalam logo jual pulsa dan token dan didesain dengan unik. Sedangkan kalau menulis nama usaha secara lengkap terkesan kurang menarik maka silakan masukkan inisial saja.
Sekalipun menggunakan inisial nama usaha, pastikan tetap tidak boleh sembarangan ketika mengambilnya. Silakan pakai inisial dari huruf awal nama usaha dan ditulis dengan menggunakan fon dan warna yang unik. Setelah itu letakkan di logo tepat di bagian atas.
3. Menggunakan Warna-Warna Cerah
Yang namanya logo jual pulsa pastinya untuk menarik calon pelanggan supaya bersedia membeli pulsa. Tentu dianggap logo yang salah kalau tampilannya tidak bisa membuat calon pelanggan tertarik. Untuk itu berhati-hatilah ketika membuat logo untuk usaha pulsa Anda.
Kalau Anda ingin membuat logo yang bisa menarik pelanggan pulsa, maka silakan buat logo dengan warna-warna yang cerah. Seperti warna merah tua, merah muda, biru muda, kuning tua dan warna sejenisnya. Setelah itu, baru terapkan warna pada fon atau huruf supaya lebih timbul.
4. Ukuran Logo Lebih Kecil dari Spanduk
Spanduk dengan logo itu berbeda sekalipun ada kalanya logo memang diletakkan di dalam spanduk. Oleh sebab itu, ukuran logo bisa dipastikan lebih kecil dari spanduk bukan justru disamakan. Sekalipun demikian logo harus tetap terlihat di antara konten spanduk yang lain.
Ukuran logo yang kecil akan terlihat lebih unik dan artistik. Baik ketika dipajang di spanduk, di etalase, di nota beli, maupun dijadikan stempel usaha. Apalagi kalau logonya terkait jual pulsa dan token. Jangan lupa pasang juga logo semacam itu di website.
Nah, selain membuat logo jual pulsa dan token yang keren, pastikan pelayanan di konter pulsa Anda memuaskan. Dalam arti produk yang disediakan lengkap seperti pulsa, token listrik, voucher game Online, dan pembayaran tagihan. Oleh sebab itu Anda harus bekerja sama dengan Market Pulsa sebagai penyuplai. Selain karena produk lengkap, transaksi juga lancar dan bisa 24 jam. Ayo, buktikan sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.